cara buat skck

Cara membuat skck offline dan online

SKCK adalah surat keterangan resmi yang diterbitkan oleh Polri melalui fungsi intelkam kepada seorang pemohon atau warga masyarakat. Ini untuk menerangkan tentang ada ataupun tidak adanya catatan suatu individu atau seseorang yang bersangkutan dalam kegiatan kriminalitas atau kejahatan.

Kebanyakan saat melamar pekerjaan kita pasti menjumpai salah satu persyaratan SKCK. Tak hanya melamar pekerjaan, namun saat seleksi Pegawai Negeri Sipil, pembuatan dokumen penting terkadang juga membutuhkan SKCK untuk administrasinya.

Masa berlaku SKCK ini hanya 6 bulan sejak tanggal dikeluarkan oleh kepolisian dan bisa diperpanjang jika memang diperlukan.

Sebagian orang menganggap membuat SKCK itu rumit,kemungkinan sih nggak mau ribet dengan segala persyaratannya. Tapi syarat tersebut wajib di penuhi.

Langkah pertama yang harus dilakukan adalah mempersiapkan surat pengantar dari Kelurahan. Sebelum itu, terlebih dahulu kita harus menuju ke rumah ketua RT setempat untuk dibuatkan surat pengantar ke ketua RW. Kemudian setelah dari RW, kita akan mendapatkan surat pengantar ke Kelurahan/ Desa dengan keperluan membuat SKCK. Untuk pengurusan surat pengantar sampai ketingkat Kelurahan atau Desa, biasanya akan dikenakan biaya administrasi tergantung kebijakan daerahnya masing-masing.

Setelah kita mendapatkan surat pengantar dari Kelurahan dan rekomendasi dari kantor Kecamatan, kita harus melengkapi persyaratan dibawah ini terlebih dahulu sebelum mengurusnya di Polsek atau Polres setempat :

Bagi yang terdaftar sebagai Warga Negara Republik Indonesia (WNI) :

  1. Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  2. Fotokopi Kartu Tanda Penduduk atau Surat Izin Mengemudi (SIM).
  3. Fotokopi Akta Kelahiran / Ijazah Terakhir.
  4. Pas foto ukuran 4×6 (background merah sebanyak 6 lembar).

Setelah semua persyaratan diserahkan ke Polsek setempat, kita tingal tunggu SKCK selesai di proses, biasanya langsung selesai.

Untuk yang Online persyaratan pembuatan SKCK online sama dengan persyaratan pembuatan SKCK offline. Perbedaan yang menonjol adalah semua file atau berkas yang dikumpulkan dalam bentuk digital atau softcopy atau di scan.

Selain hal itu ada juga ketentuan pengambilan SKCK melalui registrasi lewat jalur online. Jika registrasi online ini dilakukan sebelum pukul 08.00 waktu setempat, SKCK bisa diambil di loket pelayanan sampai dengan pukul 14.00 pada hari yang sama dengan menunjukkan ID/Kode registrasi serta dokumen atau berkas yang telah ditentukan.

Satu hal lagi, untuk pendaftar melalui registrasi online akan diberikan waktu untuk pengambilan SKCK selambat-lambatnya kurang lebih 3 hari. Jika melebihi waktu yang telah ditentukan maka harus dilakukan registrasi ulang karena input akan otomatis dihapus setelah melewati batas waktu.

Leave a Reply

Your email address will not be published.