Tak hanya Cheetos, ini alasan 3 snack yang dilarang beredar di Indonesia

cheetos

Walangkadung.com – Snack atau makanan ringan merupakan camilan yang selalu digemari siapa saja, namun apajadinya bila makanan ringan yang kita gemari kini akan diberhentikan peredarannya dari pasaran seperti makanan ringan merek Cheetos, Lays, dan Doritos yang dipastikan akan diberhentikan dari indonesia.

Sudah dipastikan produksi tiga merek tersebut sudah diberhentikan mulai tanggal 18 Agust 2020 yang mana produsen dari tiga merek tersebut dari PT Indofood Fritolay Makmur (IFL)

Fritolay Netherlands Holding B.V. (Fritolay) atau IFL yang merupakan gabungan dari PepsiCo inc, kini tak lagi memiliki saham pada IFL, adapun ketiga merek tersebut lisensinya dimiliki oleh PepsiCo inc.

Menurut Gideon A Putro yang merupakan sekretaris Perusahaan Indofood CBP Sukses Makmur mengatakan IFL akan mengakiri perjanjian lisensinya dengan PepsiCo inc.

perjanjian lisensi berakhir berlaku setelah menyelesaikan semua proses persiapan untuk menghentikan produksi dan penjualan produk dengan merek dagang milik PepsiCo yang terhitung dalam kurun waktu 6 bulan terhitung sejak diberlakukkannya tanggal transaksi.

Mengapa demikian, berikut 3 fakta terkait ke tiga merek tersebut akan menghilang dari Indonesia :

  1. Indofood telah memborong seluruh saham produsen

PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk telah memborong seluruh saham dari PT Indofood Fritolay Makmur (IFL) yang awalnya dimiliki oleh Fritolay Netherland Holding B.V., afiliasi atau gabungan dari PepsiCo Inc.

2. Cheetos, Lays, Dan Doritos menghilang sementara

Namun, produksi makanan ringan atau snack tersebut tidak di stop selamanya, menurut ICBP produksi ketiga snack tersebut tak serta merta melarang menghentikan produksinya hanya saja aturan stop produksi hanya berlaku 3 tahun setelah masa transaksi berakhir.

Sebagai Informasi, nilai dari transaksi beli saham tersebut mencapai Rp. 494 Miliar atau sebanyak 49% dari keseluruhan total saham yang telah diterbitkan oleh IFL. Kini, ICBP yang memiliki saham dalam IFL 99,99% dari total selurh saham dari IFL.

3. Saham Indofood naik signifikan

Setelah memborong saham dari cheetos kini Indofood pada masa kejayaan yang mana saham emiten berkodekan saham ICBP itu terpantau mulai terus merangkak naik. Bersumber dari RTI saham konsumer ini tercatat meningkat 50 poin atau 0,57% pada level 8.875 persaham. Tercatat pada perdagangan hari ini saham ICBP, dibuka di level 8.900 dengan rata-rata pada kenaikan mencapai 0,57% atau tertinggi sempat di level 8.925.

cheetos
Previous Post

No more post

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.