Cara Cek Tekanan Darah Dengan Mudah

cara cek tekanan darah

Walangkadung.com – Cek tekanan darah atau biasanya disebut dengan tensi adalah alat yang digunakan untuk mengukur seberapa kuat organ jantung untuk memompa darah keseluruh tubuh. Usia juga merupakan salah satu faktor penentu untuk seberapa kuatnya jantung memompa darah.

Pada hasil pemeriksaan tekanan darah dibagi menjadi dua yakni, tekanan darah atas (Sistolik) dan tekanan darah bawah (Diastolik). Kedua mempunyai besaran tekanan darah mmHg (milimeter air raksa).

Penjelasannya, Sistolik adalah dimana ukuran tekanan darah disaat jantung sedang aktif memompa darah ke seluruh tubuh. Sedangkan, Diastolik adalah kondisi dimana ketika ukuran tekanan darah disaat jantung sedang beristirahat dan darah mengalir masuk keseluruh tubuh.

Cara Cek Tekanan Darah Sistolik dan Diastolik

Pada umumnya, untuk mengukur tekanan darah seseorang biasanya menggunakan alat manset atau stetoskop yang digunakan oleh ahli medis. Namun, Instrumet tersebut hanya dapat mengukur tekanan diastolik (tekanan darah didalam pembuluh arteri ketika organ jantung sedang beristirahat).

Adapun cara lain untuk mengukur tekanan darah sistolik dengan menggunakan denyut nadi. Cara pengukurannya dengan meletakkan jari di area pergelangan tangan sebelah kiri lalu identifikasi denyut nadi anda. Denyut nadi tersebut yang akan menunjukkan informasi terkait normal atau tidaknya tekanan darah sistolik anda.

Cara cek tekanan darah dengan merasakan denyut nadi juga dapat dilakukan ketika kita usai melakukan aktivitas dengan intensitas sedang. Dengan mengamati denyut nadi saat itu juga dapat mengidentifikasi mandiri apakah tekanan darah anda normal, sedang, atau rendah.

Berapakah tekanan darah normal berdasarkan kategori usia ?

TEKANAN DARAH NORMAL BERDASARKAN USIA
UMURSISTOLIK NORMALDIASTOLIK NORMAL
Bayi (<1 bulan)45-80 mmHg30-55 mmHg
Bayi (<1 tahun)65-100 mmHg35-65 mmHg
Anak (1-5 tahun)80-115 mmHg55-80 mmHg
Anak (6-13 tahun)80-120 mmHg45-80 mmHg
Remaja (14-18 tahun)90-120 mmHg50-80 mmHg
Dewasa (19-40 tahun)95-135 mmHg60-80 mmHg
Dewasa (41-60 tahun)110-145 mmHg70-90 mmHg
Lansia (>60 tahun)95-145 mmHg70-90 mmHg
sumber : walangkadung.com
Tekanan darah normal berdasarkan usia

Cara menentukan tekanan darah sistolik dan diastolik sebagai contoh pada usia bayi. Bayi yang baru lahir tekanan darah pasti rendah 64/41 mmHg. Umumnya tekanan darah normal pada bayi yang berusia satu bulan 45/30mmHg sampai 80/55 mmHg. Namun tekanan darah normal ini pasti naik seiring dengan usia pertumbuhan bayi. Pada bayi yang berusia satu tahun akan lebih naik lagi yaitu mulai dari 65/35 mmHg hingga 100/65 mmHg.

Share dan semoga bermanfaat.

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.