Mengenal DeJa Vu dan Apa Penyebabnya?

Apa itu Déjà Vu dan Apa Penyebabnya?

walangkadung.com – Coba bayangkan bila anda sedang menjalani hari seperti biasa ketika tiba-tiba, komputer anda mulai bermasalah. Anda mengumpat saking kesalnya. Dan di saat itu juga, anda merasa bahwa semua ini pernah terjadi sebelumnya. Seperti sebuah mimpi yang samar-samar. Anda bahkan merasa bahwa anda dapat memprediksi segala hal yang akan terjadi. Dari apa yang anda kerjakan, kata-kaya yang anda ucapkan hingga detail dari lingkungan sekitar.Jika semua ini terdengar tidak asing, itu berarti anda sudah pernah mengalami peristiwa déjà vu.

Apa sebenarnya itu déjà vu? Apakah déjà vu merupakan kekuatan super untuk meramal masa depan? Atau apakah ada penjelasan saintifik di balik peristiwa mistis ini? Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut, mari kita simak dalam artikel ini.

Istilah déjà vu berasal dari bahasa Perancis yang berarti “sudah pernah dilihat”. Déjà vu menggambarkan suatu fenomena ketika seseorang merasa bahwa dirinya sudah pernah mengalami peristiwa yang saat ini sedang terjadi. Walaupun peristiwa tersebut merupakan pengalaman baru, seperti mengunjungi kota yang belum pernah dikunjungi sebelumnya. Di samping déjà vu, terdapat pula beberapa fenomena yang mirip dengannya.

Contohnya, déjà rêvé ketika peristiwa yang terjadi saat ini terasa seperti sudah dilihat sebelumnya dalam mimpi. Jamais vu, yang merupakan kebalikan dari déjà vu. Yakni, ketika sesuatu yang seharusnya anda kenali terkesan asing. Dan Capgras’ Syndrome. Yaitu ketika anda merasa bahwa orang-orang yang seharusnya anda kenali, seperti orang tua, telah diganti dengan seorang penyamar. Namun, untuk kali ini kami hanya akan membahas mengenai déjà vu. Walaupun déjà vu terkesan mistis, kenyataan di balik déjà vu tidak se-fantasis ataupun se-unik yang anda pikirkan. Sekitar 60% – 80% orang pernah mengalami déjà vu.

Bagaimana déjà vu terjadi merupakan fenomena neurologis yang memiliki beberpaa penjelasan. Penjelasan pertama adalah bahwa déjà vu terjadi ketika otak menemukan kesamaan dari peristiwa yang SEDANG terjadi dengan peristiwa yang SUDAH pernah terjadi. Namun peristiwa lampau tersebut, tidak dapat anda ingat sepenuhnya sehingga terkesan seperti mengingat sesuatu yang belum pernah terjadi. Contohnya, ketika tata letak dari suatu ruangan yang belum pernah anda kunjungi sebelumnya mirip dengan tata letak ruangan di rumah anda sendiri.

Penjelasan kedua adalah déjà vu terjadi ketika kita tidak fokus saat memperhatikan sesuatu. Umpamakan anda sedang mendaki dan melihat sekilas puncak gunung di depan anda. Walaupun anda tidak terlalu memperhatikannya, otak anda mengambil data seadanya dan mulai membangun suatu ingatan.

Ketika anda melihat puncak gunungnya lagi, anda akan merasa bahwa ini pertama kali anda melihatnya, padahal otak anda sudah menyimpan ingatan tersebut sebelumnya. Dengan demikian, apabila anda mengalami déjà vu apakah anda harus khawatir? Hmm… tergantung. Bagi beberapa orang, déjà vu mereka dapat terjadi akibat “epilepsi lobus temporal” dan bagi penderita epilepsi tersebut, déjà vu seringkali diikuti dengan kejang. Namun, untuk kebanyakan orang, terjadinya déjà vu kemungkinan besar disebabkan oleh stres atau kecapekan.

Inilah mengapa déjà vu sering terjadi pada usia remaja menuju dewasa. Walaupun menarik untuk membayangkan bahwa fenomena seperti déjà vu merupakan tanda bahwa sesuatu yang mistis terjadi kepada anda… kenyataannya adalah otak kita, ibaratnya komputer, sekali-kali akan mengalami gangguan.

Dalam halnya déjà vu, gangguan tersebut merupakan sesuatu yang kecil dan tidak perlu dikhawatiri. Sekian untuk video kali ini. Apakah kalian sudah pernah mengalami déjà vu? Atau mungkin fenomena aneh lainnya terkait ingatan? Ceritakan pengalaman kalian di kolom komentar di bawah ini.

Next Post

No more post

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.