Varian MU dari virus corona ini kebal vaksin

Belum tuntasnya program vaksin pemerintah untuk memberantas covid-19 ini kini, muncul lagi varian virus yang sangat berbahaya karena varian ini dikabarkan kebal oleh vaksin yang telah diciptakan oleh para pakar ahli dan memiliki konsentrasi yang berbeda.

Varian “Mu” merupakan virus corona varian terbaru yang telah bermutasi dari varian virus sebelumnya, virus ini juga memiliki nama lain yang disebut dengan type B.1.621.

Varian Mu ini muncul sejak terdeteksi dibeberapa kawasan 39 negara yang tersebar dibelahan dunia.

Berikut ciri-ciri yang ada pada virus corona varian “Mu” ini :

Kebal Macam- Macam Vaksin

Kemunculan virus corona varian “Mu” ini menjadi perhatian WHO setelah adanya varian delta, karena diketahui varian type ini memiliki sekelompok virus yang bermutasi untuk menciptakan kekebalan terhadap vaksin.

WHO menyatakan varian type ini dapat berkonstelasi mutasi virus yang dapat berpotensi untuk dapat lolos dari kekebalan.

Bermutasi Mirip Varian Beta

Seperti virus varian yang telah ditemukan sebelumnya yaitu varian Beta yang ditemukan pertama kali di Afrika Selatan, virus ini memiliki kesamaan bermutasi dengan virus varian Mu.

Pertama kali diidentiifikasi penemuan kasus virus varian mu ini di Kolombia pada awal bulan Januari 2021 lalu yang telah mewabah.

Kekahwatiran sebagian besar masyarakat jika varian ini menjadi kasus baru yang dapat melonjak kembali seperti awal munculnya virus corona.

Namun, kabar baiknya para peneliti menyatakan, varian Mu ini meskipun berbahaya nampaknya tidak akan lebih menularkan daripada varian Beta.

Cara Untuk Mencegah Penularan Virus Baru Varian Mu

Sama halnya seperti Protokol Kesehatan yang dicanangkan oleh Pemerintah kita tetap menjalankan kebiasaan seperti :

  • Menggunakan masker medis, bila perlu rangka 2 masker medis dan masker kain
  • Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir
  • Menjaga Jarak dengan orang lain
  • Jauhi kerumunan
  • Serta, tetap lakukan prokes meskipun sudah di vaksin.



Next Post

No more post

You May Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.